Waktu Yang Tepat Melepas ASI Dan Mengganti Dengan Susu Bayi Formula

December 4, 2013 Tips Handal  No comments

Para ibu yang pernah memiliki bayi pastinya pernah juga mengalami saat melepaskan pemberian ASI kepada bayi dan beralih ke susu formula atau disapih. Proses penyapihan ini selalu menjadi permasalahan yang dialami oleh ibu. Terkadang ada bayi yang tidak mau untuk dihentikan asupan ASI-nya karena telah nyaman dengan ASI. Faktor lainnya adalah bayi belum terbiasa dengan rasa susu bayi yang berbeda dengan rasa ASI. Memang untuk memberikan kasih sayang paling nyata dari seorang ibu adalah dengan memberikan ASI kepada bayinya. Namun seiring berjalan waktu, pemberian ASI juga tidak dapat dilakukan terus menerus.

ASI

Susu bayi yang berasal dari ASI pada dasarnya merupakan sumber nutrisi yang tidak ada tandingannya di dunia. Buktinya, ketika bayi Anda mengalami tidak enak badan atau sakit, berikanlah ASI dan peluk dia erat maka bayi Anda pasti cepat sembuh. Khasiat ini yang tidak dimiliki oleh susu bayi formula. Dari keunggulan itulah, Anda harus menemukan waktu yang tepat untuk melepaskan pemberian ASI kepada bayi anda. Kebanyakan para ibu menyapih bayinya pada umur 2 tahun. Namun ternyata hal ini tidak menjadi aturan yang baku.

Menurut para ahli, penghentian ASI kepada bayi tergantung dari pendapat orang tua. Jika pada umur 1 tahun bayi sudah dirasa dapat disapih itu sah-sah saja. Bahkan bayi umur lebih dari 2 tahun masih diberikan ASI juga menjadi hal yang wajar. Namun, para ahli berpendapat bahwa susu bayi dari ASI sudah mengalami penurunan kualitas saat bayi berusia lebih dari 2 tahun. Bayi berusia lebih dari 2 tahun juga lebih membutuhkan makanan yang bergizi daripada ASI.

ASI

Susu untuk bayi dari pabrik atau susu formula diberikan kepada bayi dengan proses perlahan dan bertahap. Pemberian susu formula ini dapat dilakukan saat bayi masih berusia dibawah 2 tahun dengan tetap memberikan ASI sebagai asupan utamanya. Ini dilakukan agar indera perasa bayi lebih terbiasa dengan rasa susu bayi yang lain dengan rasa ASI.

 

Dibaca 919 kali

Yuk Bun Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page
Tags:  ,

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>