Kenali Bayi Bunda Saat Menangis

May 14, 2014 Tips Handal  No comments

Kenali Bayi Bunda Saat Menangis

Satu-satunya cara berkomunikasi bayi yang baru lahir adalah dengan menangis. Bagi sebagian bunda yang baru saja memiliki anak pertama biasanya selalu mengansumsikan jika bayi menangis karena si kecil lapar. Padahal ada banyak sebab bayi menangis lho bun dan tidak melulu karena lapar. Yuk, bunda kita cari tahu apa saja yang membuat bayi menangis.

Sebab bayi menangis

Lapar

Tangisan saat bayi lapar biasanya terjadi dalam rentan waktu antara 2 sampai 3 jam setelah waktu makan terakhir. Bayi usia 0 sampai 3 bulan biasanya mengeluarkan bunyi “neh” ketika menangis akibat lapar. Bunda juga bisa memperhatikan mulutnya, karena bayi yang menangis karena lapar saat menangis akan membuka-buka mulutnya mencari puting susu ibunya atau mencari apa saja yang bisa dihisap.

Mengompol atau BAB

Tangisan bayi saat mengopol atau BAB umumnya bernada teratur lalu semakin lama akan semakin keras, kadang bayi akan menendang-nendang. Bayi usia 3 bulan biasanya menangis dengan mengeluarkan suara “heh” saat tidak nyaman karena popoknya basah. Jika hal ini terjadi, bunda segera menganti popok bayi untuk mencegah ruam pada kulit bayi. Selalu gunakan popok bayi yang memiliki sirkulasi udara agar si kecil selalu nyaman saat mengenakan popok bayi.

Merasa sendirian

Bayi yang baru lahir selalu membutuhkan rasa aman dengan berada dekat orang tuanya. Nah, inilah yang menyebabkan saat bayi bangun dari tidurnya dan merasa sendirian, ia akan menangis seolah memanggil ayah dan bundanya.

Tidak nyaman

Saat berada dalam rasa yang tidak nyaman bayi akan menunjukkan rasa tidak nyaman dengan menangis. Misalnya saat mengenakan popok bayi yang tidak nyaman atau berada di keramaian yang sesak dan panas.

Bosan

Melakukan aktivitas atau bermain yang itu-itu saja bisa membuat bayi bosan. Saat bosan bayi akan menangis dengan suara agak datar namun terus menerus. Bunda bisa segera memindahkannya ke ruangan lain atau mengajaknya bermain hal lain agar ia terlihat senang dan perlahan berhenti menangis.

Lelah atau mengantuk

Jika bayi tiba-tiba mengeluarkan suara “owh” diantara tangisan yang datar dan sesekali berhenti karena menguap maka si kecil merasa mengantuk atau lelah. Sebaiknya bunda jangan menidurkan bayi lewat dari jam tidurnya karena bisa membuatnya rewel dan sulit tidur.

Sakit

Saat bayi menangis dengan suara melengking keras dan lama, kemudian berhenti sebentar lalu mulai menangis lagi, biasanya ini menjadi tanda bayi sedang sakit. Bunda bisa segera mengatasinya dan mencari penyebab penyakit si kecil.

Nyeri atau gatal

Saat si kecil merasakan nyeri dan gatal maka bayi akan cenderung merintih.bunda bisa mencari sumber gatal di lipatan tubuh bayi seperti ketiak dan selangkangan yang bis saja terjadi iritasi.

Semoga bermanfaat dan mudah-mudahan bunda bisa selalu menjaga kesehatan keluarga.

Dibaca 592 kali

Yuk Bun Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>