Haruskah Anak Kidal Dipaksa Berubah?

July 11, 2016 Tips Handal  No comments

Haruskah Anak Kidal Dipaksa Berubah

Anak bunda melakukan semua kegiatan dengan tangan kirinya dan bunda khawatir kebiasaannya akan berlangsung hingga kelak ia besar? Sebaiknya bunda bisa mulai melatih tangan kanannya tapi jangan dipaksa ya bun. Istilah ini biasa kita kenal dengan kidal. Meskipun fenomena anak kidal terjadi secara alami namun akan terjadi masalah jika masih dalam lingkup kultur timur seperti di Indonesia.

Anak kidal kerap harus mengulang sesuatu seperti saat ketika si anak bersalaman atau mengambil kue dengan tangan kiri maka ia harus mengulanginya dengan menggunakan tangan kanan.

Hal yang harus dilakukan bunda jika si anak kidal

Haruskah Anak Kidal Dipaksa Berubah

Jangan dipaksa

Anak-anak kidal sering dianggap tidak sopan karena akan selalu lupa bersalaman dengan tangan kanan. Menurut Sylivia Weber (penulis dan kepala sebuah lembaga khusus bagi orang kidal), dominasi tangan kiri memberi tanda bahwa aktivitas otak kanan lebih dominan begitu pun sebaliknya. Ini membuktikan bahwa secara aktivitas otak tidak ada kelainan pada anak. Maka kita tidak perlu memaksakan untuk melatih tangan kanan anak. Semakin anak dipaksa maka dikhawatirkan aktivitas otak kanannya akan terhambat bahkan bisa mengganggu ingatan dan perkembangan rentang konsentrasinya.

Atur semua barang ditengah

Kalau buah hati bunda ternyata benar-benar kidal maka tak perlu khawatir. Bunda bisa melatih kemampuan tangan kanannya dengan menempatkan benda-benda yang biasa dipegang dengan tangan kiri ke posisi tengah. Seperti meletakkan sendok makan ditengah piring. Begitupun dengan benda kesayangannya. Cara ini tanpa disadari anak akan terdorong meraih benda-benda tersebut dngan tangan kanannya.

Tak perlu ragu memberi anak pujian saat si kidal mulai terampil menggunakan tangan kanannya. Saat melatih anak kidal memang perlu waktu, asalkan bunda memiliki banyak waktu untuk melatih si kecil maka ia akan terlatih menggunakan kedua tangannya saat mulai masuk sekolah nanti.

Semoga postingan saya kali ini mengenai melatih anak kidal ini bermanfaat ya bun. Selamat mencoba dan silakan berbagi cerita jika kebetulan anak bunda mengalami hal yang serupa.

Dibaca 478 kali

Yuk Bun Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>