Gumoh dan Muntah Itu Berbeda!

September 23, 2015 Tips Handal  No comments

Seringkali ketik bayi selesai minum susu, sedikit dari susu yang sudah diminumkan akan dia ludahkan kembali. Banyak ibu-ibu yang pertama kali memiliki bayi mengira ini adalah muntah. Padahal, kondisi ini punya nama tersendiri yakni gumoh. Biasanya, gumoh terjadi ketika bayi selesai minum susu dan akan dikeluarkan anginnya dengan jalan ditepuk-tepuk punggungnya. Biasanya, saat bayi bersendawa, gumoh pun akan ikut keluar. Perlu diingat, gumoh bukan muntah.

Baik gumoh dan muntah pada bayi merupakan pengeluaran isi lambung. Bedanya gumoh terjadi seperti illustrasi air yang mengalir ke bawah , bisa sedikit (seperti meludah) atau cukup banyak. Bersifat pasif dan spontan. Sedangkan muntah lebih cenderung dalam jumlah banyak dan dengan kekuatan dan atau tanpa kontraksi lambung.

Sekitar 70 % bayi berumur di bawah 4 bulan mengalami gumoh minimal 1 kali setiap harinya, dan kejadian tersebut menurun sesuai dengan bertambahnya usia hingga 8-10 persen pada umur 9-12 bulan dan 5 persen pada umur 18 bulan.

Volume gumoh bayi dapat dikurangi dengan cara

  • Menyusui bayi sebelum bayi terlalu lapar. Bayi yang lapar meminum susu terlalu cepat sehingga banyak udara yang ikut tertelan dan terperangkap di dalam perut.
  • Menyusui bayi sedikit demi sedikit. Bila ia disusui dengan botol, berhentilah setiap 30-50 ml (tergantung usia bayi). Bila ia menyusu ASI, berhentilah setiap 5-10 menit, tergantung kondisi bayi dan kelancaran ASI ibu.
  • Bila ia menyusu dengan botol, gunakan dot yang pas dengan bayi Anda. Bila lubang dot terlalu besar, aliran susu terlalu cepat. Bila lubang terlalu kecil, aliran susu terlalu lambat dan banyak udara ikut terminum oleh bayi.
  • Hindari pemakaian diaper yang terlalu ketat, dan jangan menekan perut bayi.
  • Setiap menyusu 30-50 ml, gendonglah bayi dalam posisi tegak dengan kepalanya di atas bahu kita. Lalu tepuk-tepuk punggungnya agar ia bersendawa. Bila ia menyusu ASI, lakukan ketika akan beralih ke payudara lainnya.

Dibaca 228 kali

Yuk Bun Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>