Apa Saja Tahapan Imunisasi Bayi?

May 28, 2014 Tips Handal  No comments

Setiap anak yang baru lahir diwajibkan untuk melakukan serangkaian tahapan imunisasi sesuai dengan usianya. Sayangnya banyak orang tua yang tidak begitu mengerti dan paham tentang kapan saatnya melakukan imunisasi. Beberapa imunisasi yang wajib biasanya dokter akan membicarakan hal ini dengan orang tua, namun bunda juga sebaiknya mengetahui rangkaian imunisasi yang harus dijalani si kecil.

Yuk bunda kita kenali tahapan imunisasi

  1. Pemberian Vitamin K saat baru lahir, vitamin ini diberikan karena bayi yang baru lahir cenderung kekurangan vitamin K yang bisa mengakibatkan pendarahan.
  2. Imunisasi BCG diberikan saat bayi berumur dibawah satu minggu atau sebelum dua bulan yang membantu melindungi bayi terhadap penyakit TBC.
  3. Imunisasi vaksin Hepatitis B yang kedua akan diberikan saat bayi berumur 1 bulan.
  4. Bayi berumur 2 bulan diberikan imunisasi DPT, HIB, IPD. Imunisasi DPT mencegah bayi menderita penyakit atuk rejan, tetanus, dan divteri yang diberikan sebanyak 3 kali berturut-turut dengan rentang waktu 1 sampai 2 bulan. Saat sudah berusia 2 bulan sampai 3 bulan maka perlu diberikan suntikan sesuai jadwal.
  5. Imunisasi Polio yang akan memberikan perlindungan terhadap penyakit Polio. Vaksin Polio diberikan 4 kali berturut-turut masing-masing dua tetes vaksin dengan rentang waktusatu sampai dua bulan mulai sejak lahir dengan pengulangan sesuai jadwal.
  6. Imunisasi HIB sebagai perlindungan pernyakit meningitis atau radang selaput otak dan radang paru-paru.  Vaksin HIB diberikan berturut-turut 2 sampai 3 kali dengan rentan waktu satu sampai dua bulan mulai sejak lahir dengan pengulangan sesuai jadwal.
  7. Imunisasi IPD memberikan perlindungan terhadaf infeksi selaput otak , selaput paru dan infeksi darah yang disebabkan oleh Pneumococcus di berikan suntikan 3 kali berturut turut pada saat umur 2 bulan , 4 bulan , 6 bulan perlu di berikan ulangan pada umur 12 bulan sampai 15 bulan.
  8. Bayi berumur 6 bulan perlu diberikan pengulangan vaksin hepatitis B yang ketiga.
  9. Bayi berumur 9 bulan perlu diberikan imunisasi campak.
  10. Bayi berumur 15 bulan perlu diberikan imunisasi pengulangan HIB, IPD dan MMR untuk mencegah penyakit campak, gondong, dan rubella.
  11. Bayi berumur 18 bulan perlu diberikan imunisasi DPT dan Polio yang keempat.
  12. Bayi berumur 24 bulan diberikan imunisasi vaksin hepatitis A diberikan sebanyak 2 kali dengan rentan waktu 6 bulan.
  13. Anak usia 6 tahun akan diberikan pengulangan vaksin hepatitis B yang keempat DPT Polio yang kelima.

Selama pemberian imunisasi sebaiknya bunda selalu menyediakan popok bayi yang cukup, karena ada beberapa vaksin imunisasi bayi yang memiliki efek samping diare setelah diberikan. Bunda bisa berdiskusi dengan suami sebelum pergi ke dokter untuk memberikan imunisasi terhadap si kecil agar kesehatannya selalu terjaga sampai ia tumbuh besar.

 

Dibaca 914 kali

Yuk Bun Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>