5 Cara Mengedan dengan Benar saat Persalinan?

February 21, 2013 Tentang KehamilanTips Handal  No comments

Pada proses persalinan, mengedan berperan penting dalam proses kelahiran seorang bayi melalui persalinan normal. Mengedan sebaiknya perlu dilakukan dengan cara yang benar, karena jika tidak dilakukan secara benar dapat berakibat fatal yang disebabkan melebarnya pembuluh darah dapat memicu  bayi tidak segera lahir sehingga kekurangan oksigen.
Mengedan dengan benar terasa seperti hendak BAB, bukan seperti meniup balon. Caranya, tarik napas yang dalam selama kontraksi terjadi, lalu ibu dapat mengedan sekuat mungkin. Lakukan dengan tenang dan tidak panik, karena jika ibu panik hanya membuang tenaga tapi kemajuan persalinan yang dicapai hanya sedikit.
Ketika mengedan, kepala ibu sebaiknya menunduk hingga dagu menyentuh dada bagian atas, selanjutnya mata mengarah ke pusar. Saat membungkukkan badan jangan mengangkat pantat atau paha karena bisa merobek perineum (bagian antara vagina dan anus).
Jika dalam sekali mengedan bayi tak langsung keluar, ulangi lagi. Jangan memaksakan mengedan terlalu lama hingga kehabisan nafas. Supaya efektif, lebih baik mengedan secara pendek-pendek kurang dari 10 detik. Jika kontraksinya masih ada, ulangi kembali. Tujuannya agar bayi tidak kehabisan oksigen, karena saat terjadi kontraksi, pembuluh darah akan terjepit yang membuat oksigenisasi bayi menjadi berkurang.
Tarik napas secara dalam lalu mengedan, begitu seterusnya. Bila kontraksi berhenti sebaiknya hentikan kegiatan mengedan, di sela waktu tu istirahat sejenak untuk mengatur napas.

Dibaca 629 kali

Yuk Bun Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>