Proses Melahirkan: Tahap per Tahap Persalinan

November 2, 2013 Tentang Kehamilan  No comments

Proses Melahirkan

Proses melahirkan merupakan salah satu fase seorang ibu mengalami kejadian yang penting dan luar biasa dalam melahirkan seorang bayi ke dunia. Terlebih lagi bagi para calon ibu yang sedang menunggu kelahiran anak pertamanya. Proses melahirkan menjadi suatu peristiwa hidup yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap wanita hamil di seluruh dunia. Di proses akhir inilah, sang bayi yang ditunggu-tunggu akan lahir ke dunia. Suara tangisan bayi yang khas akan menghiasai kamar persalinan nanti. Tak jarang para wanita hamil mempersiapakan beberapa hal dalam proses melahirkan untuk menyambut hadirnya sang buah hati tercinta.

Proses melahirkan memang menjadi salah satu momen paling membahagiakan bagi seorang wanita, dan juga suami yang berada di samping. Bagi sebagian calon ibu, proses melahirkan mungkin menjadi momok yang menakutkan. Padahal rasa ketakutan itu bisa dikurangi asalkan bisa menjaga dan mengontrol ketenangan diri. Di sini, peran suami sungguh diperlukan untuk memberikan dukungan penuh kepada sang istri. Berbagai proses kelahiran pun beragam, mulai dari silence birth, hypno birthing, water birth, dan juga vaginal birth.

Vaginal Birth

Proses melahirkan normal melalui vagina ada tiga tahap. Selama proses melahirkan normal, biasanya kepala bayi sudah menghadap ke bawah.

Proses Melahirkan

Tahap pertama

Dimulai dengan kontraksi rahim dengan jarak yang semakin pendek, yaitu sekitar 5 menit sekali. Mulut rahim semakin melebar, biasa disebut dengan “bukaan”. Total bukaan ada 10 bukaan. Bukaan perttama berarti mulut rahim terbuka 1 cm, hingga bukaan ke-10 berarti mulut rahim terbuka 10 cm. Persalinan baru bisa dilakukan setelah mencapai bukaan ke-10.

Tahap kedua

Kontraksi yang dirasakan menjadi lebih sering lagi dan semakin  kuat. Di tahap ini, posisi kepala bayi sudah berada di dekat vagina, ketuban pecah sehingga airnya keluar. Ujung kepala bayi menyembul keluar. Mata bayi berkedip dan mulutnya bergerak seperti sedang menyusui. Posisi kepala bayi biasa menghadap ke punggung ibu, kemudian berputar arah, dan bahu hingga kaki menyusul keluar. Tahap ini adalah kontraksi terakhir karena bayi telah keluar seutuhnya. Kemudian tali pusar dipotong.

Tahap ketiga

Tahap terakhir pada proses melahirkan secara vaginal birth ini adalah keluarnya plasenta yang biasanya akan keluar setelah 15 menit bayi lahir.

Selamat menantikan buah hati terlahir dengan selamat dan sehat, ya, ibu-ibu.

Dibaca 1095 kali

Yuk Bun Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>