Memahami lebih dalam Tentang Pre-Eklampsia

January 3, 2013 Tentang Kehamilan  No comments

Pre-eklampsia merupakan tekanan darah dan kadar protein pada urin yang tinggi pada masa kehamilan. Pre-Eklampsia tidak bisa disepelekan karena telah menjadi penyebab kematian kedua terbesar didunia. Pre-Eklampsia hanya bisa terjadi pada masa kehamilan dan setelah persalinan. Jika tidak cepat ditangani Pre-Eklampsia dapat membahayakan bagi ibu dan bayi.

Gejala-gejala Pre-Eklampsia:
  • Tekanan darah meningkat (hipertensi) dan kadar protein dalam urin pun berlebihan (proteinural) setelah kehamilan mencapai usia 20 minggu.
  • Kepala terasa sakit luar biasa.
  • Penglihatan terganggu bahkan bisa menimbulkan kebutaan sementara, pandangan menjadi buram dan mata lebih sensitif pada cahaya yang menyilaukan.
  • Nyeri perut pada bagian atas, biasanya terasa tepat dibawah rusuk sebelah kanan.
  • Mengalami muntah.
  • Berat badan naik dengan cepat (diatas 2kg perminggu).
  • Edema atau pembengkakan pada wajah, tangan, dan kaki.
Siapa yang mempunyai risiko mengalaminya?
  • Wanita usia dibawah 20 sampai diatas 35 tahun.
  • Memiliki indeks massa tubuh 35+ (obesitas).
  • Memiliki riwayat penyakit seperti diabetes, hipertensi, lupus, ginjal, dan migrain yang dapat memicu terjadinya¬†Pre-Eklampsia.
Bagaimana Cara Pencegahannya?
  • Ibu dapat menghindari obesitas.
  • Atur pola makan sehat dengan menu seimbang.
  • Konsultasikan menu makan sehat ibu dengan dokter pendamping karena ibu hamil juga tidak dapat berdiet terlalu ketat.
  • Jadwalkan kunjungan ke dokter untuk memeriksa sekaligus mengkontrol tekanan darah dan urin.

Dibaca 298 kali

Yuk Bun Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page
Tags:  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>