Waktu yang Tepat Untuk Memasukkan Anak Ke Sekolah

December 7, 2012 NewsTips Handal  No comments

Moms, bingung kapan waktu yang tepat untuk menyekolahkan anak? Apakah sebaiknya ia mengikuti prasekolah/pendidikan usia dini? Yuk simak artikelnya.

Kapan perkembangan terbaik otak si kecil?

Kebanyakan Moms berpikir waktu yang tepat untuk menyekolahkan anaknya adalah usia 5 tahun. Di negara-negara maju, seorang anak dapat memulai sekolahnya pada usia 2 tahun. Penelitian para ahli psikologi di Amerika menyatakan bahwa kemampuan terhebat setiap manusia ketika masih berusia di bawah 5 tahun. June R. Oberlander menuliskan bahwa perkembangan otak menunjukan waktu yang baik untuk dapat memaksimalkan otak anak harus dimulai dari usia 3 tahun pertama dan semakin muda akan semakin baik pengaruhnya.

Anak usia 2 tahun mulai belajar dari apa yang ia rasakan, lihat dan dengar pada saat bermain. Sehingga akan sangat efektif bila kegiatan belajar seorang anak adalah saat bermain. Lalu akan timbul pertanyaan apakah memang setiap anak harus disekolahkan pada usia dini? Jawabannya adalah “relative”, karena untuk menyekolahkan anak pada usia dini diperlukan pertimbangan dari berbagai aspek, seperti ekonomi, kualitas sekolah yang dituju, dan lain-lain.

Tetapi yang utama adalah setiap anak sangat perlu untuk mendapatkan pendidikan sejak awal dan yang terpenting pelajaran akan kemandirian yang harus semakin bertambah seiring dengan pertambahan usianya.

Apa itu pendidikan prasekolah/PAUD?

Berdasarkan UU No. 2 Tahun 1989 pasal 12 ayat (2), pendidikan prasekolah bertujuan untuk membantu pertumbuhan perkembangan jasmani dan rohani anak di luar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar.

Sejak tahun 2003 secara formal sebutan untuk istilah pendidikan bagi anak usia sejak lahir sampai dengan enam tahun disebut Pendidikan Anak Usia Dini disingkat PAUD. Didalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 disebutkan bahwa jalur pendidikan terbagi menjadi tiga, yaitu Pendidikan Formal, Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal.

Pendidikan formal termasuk di dalamnya adalah TK, Raudhlatul Athfal (RA,) atau bentuk lain yang sederajat dengan sasaran usia 4-6 tahun. Pendidikan Non formal antara lain Taman Penitipan Anak, Kelompok Bermain, atau bentuk lain yang sederajat dengan sasaran usia 0-6 tahun.

Sedangkan untuk pendidkan informal dapat berupa pendidikan yang dilakukan di dalam keluarga dan lingkungan.

Apa saja yang dipelajari di prasekolah?

Bermain merupakan cara anak kecil belajar, maka di prasekolah anak-anak belajar melalui pengalaman yang menyenangkan berdasarkan permainan. Program prasekolah menyediakan kegiatan yang menarik dan beraneka ragam, yang mendukung minat, kebutuhan dan perkembangan setiap anak.

Para guru memberi pengalaman pembelajaran yang mengembangkan keterampilan bahasa, melek huruf dan melek angka awal, dan membantu anak-anak mempelajari tentang dunia sekitar.

Pendidik anak usia dini adalah profesional yang bertugas merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, pengasuhan dan perlindungan anak didik. Pendidik prasekolah pada jalur pendidikan formal terdiri atas guru dan guru pendamping. Sedangkan pendidik prasekolah pada jalur pendidikan nonformal terdiri atas guru, guru pendamping dan pengasuh.

Kapan sebaiknya anak dimasukkan prasekolah?

Ada beberapa hal yang harus Moms perhatikan sebelum memutuskan anak Moms akan mengikuti pendidikan prasekolah yaitu kesiapan fisik, kesiapan pengetahuan, kesiapan emosional, dan kesiapan sosial dari anak. Kesiapan fisik meliputi kemampuan si kecil untuk melakukan gerakan-gerakan seperti berlari, melompat, memegang pensil, ataupun menyusun balok.

Kesiapan pengetahuan di sini si kecil sebaiknya dipersiapkan atau dikenalkan terlebih dahulu dengan kemampuan berhitung missal menghitung angka 1-10, mengenali bentuk, atau mengenali warna. Kesiapan emosional dan sosial berhubungan dengan kemampuan si kecil untuk cepat menyatu dengan lingkungan sekitarnya, tidak mudah takut dengan suasana yang baru, sehingga si kecil dapat berinteraksi dengan baik di sekolahnya.

Hal-hal ini penting diperhatikan agar si kecil dapat secara optimal mengembangkan potensinya saat mengikuti pendidikan prasekolah.

sumber: Sevenseas

Dibaca 820 kali

Yuk Bun Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>