Bayi Meninggal Secara Mendadak, Apa Faktornya?

November 13, 2014 News  No comments

kematian bayi, bayi meninggal, faktor kematian bayi mendadak, kaku, dingin, minyak telon

Tepat satu tahun yang lalu pernah terjadi kegemparan bayi meninggal secara mendadak tanpa sakit dan tidak terdeteksi sakit apa sebelumnya.

Sebenarnya banyak hal yang dapat menjadi faktor kematian mendadak.

Sayangnya penyebabnya sendiri sulit diidentifikasi. Hasil otopsi seringkali tidak dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian bayi mendadak.

Umumnya kasus kematian bayi secara mendadak ini banyak terjadi pada bayi berusia satu tahun atau kurang. Kasus yang pernah terjadi yaitu saat mudik lebaran tahun lalu di mana ada seorang ibu menggendong bayinya mudik dengan dibonceng sepeda motor.

Sang bayi diselimuti rapat, malangnya begitu sampai tujuan, begitu selimut dibuka, sang bayi sudah kaku, tubuhnya dingin dan biru, tidak sempat ketahuan kapan meninggalnya.

Faktor kematian bayi mendadak

  • Keracunan asap nikotin yang dapat membahayakan kondisi paru-paru dan jantung bayi.
  • Orangtua kurang pengawasan saat bayi tidur sendirian, ini terutama terjadi saat bayi sudah mulai bisa terngkurap dan aktif bergerak.
  • Penggunaan selimut ringan di tubuh bayi yang sudah bisa mengangkat kakinya, sehingga seringkali selimut ketarik ke arah wajah dan menutup hidung bayi.
  • Memeluk atau menyusui bayi dalam kondisi mengantuk berat sehingga bayi berpotensi tertindih hidungnya oleh payudara si ibu yang menyebabkan bayi sulit bernapas.
  • Suhu kamar bayi yang pengap atau kelewat dingin, serta bau cat kamar yang tidak baik bagi pernapasan bayi
  • Terkena asap kendaraan saat bayi dibawa berpergian naik motor, dan terlalu lama terkena hembusan angin yang kencang membuat bayi kekurangan oksigen.

kematian bayi, bayi meninggal, faktor kematian bayi mendadak, kaku, dingin, minyak telon

Lakukan hal ini jika bayi mengalami hal darurat seperti ini

Tersedak susu

Posisikan bayi miring ke kiri, keluarkan sisa susu dan muntahkan dari mulut, dan hidung dengan tissue atau saputangan lembut. Telentangkan bayi ke tempat datar, rangsang bayi untuk menangis pada telapak kaki dengan melakukan sentilan jari si ibu.

Kaki dan tangan tiba-tiba dingin, menggigil plus wajah pucat

Segera hangatkan bayi, beri selimut dan kaus kaki dan kaus tangan. Berikan ASI, karena kontak kulit tubuh ibu secara langsung dapat menghangatkan bayi. Balurkan minyak telon yang hangat pada tubuh bayi agar tetap hangat terutama di dada, kaki dan tangannya.

Saat kejang-kejang

Atau biasa disebut terkena step, jaga agar lidah bayi tidak tergigit. Bebaskan bayi dari pakaian ketat dan larikan bayi ke rumah sakit terdekat.

Lemas dan pingsan di tempat umum

Segera jauhkan dari kerumunan umum, ada kemungkinan  bayi kekurangan oksigen, perhatikan pernafasannnya. Bila perlu berikan nafas buatan, jika bayi mulai tersengal-sengal dan wajahnya membiru segera bawa ke rumah sakit.

Tercebur ke kolam atau bak mandi

Bila tercebur hanya dalam waktu singkat dan bayi tidak sempat minum air kolam atau bak mandi, cukup hangatkan si bayi dan peluk dia, rangsang agar dia menangis. Bila bayi membiru, dan tidak menangis segera beri nafas buatan dari mulut ke mulut. Rangsang dirinya agar menangis sambil dibawa segera ke rumah sakit. Jangan tekan perutnya untuk mengeluarkan air, bahaya. Jika salah menekan, organ tubuh bayi yang lain bisa rusak karena masih rapuh.

Semoga artikel ini dapat memberikan pencerahan dan mencegah kasus kematian bayi mendadak yang sering terjadi dan membuat orangtua terutama para ibu agar lebih waspada dalam mengawasi bayinya.

Dibaca 581 kali

Yuk Bun Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>