Anak Pemarah

August 29, 2012 News  No comments

Amarah adalah perilaku umum dan merupakan hal yang normal pada anak-anak antara dua dan tiga tahun. Perilaku ini adalah batu loncatan menuju kemerdekaan yang diraih secara normal dalam perkembangannya dan dalam pencarian jati dirinya.

Anak-anak secara alami menantang aturan dan keterbatasan yang orang tua tentukan tanpa memperhatikan keselamatan mereka sendiri. Ini merupakan tugas orang tua dari situasi yang dapat menempatkan anak dalam bahaya.

Anak-anak yang menyadari keinginan mereka digagalkan sering bereaksi dengan kekecewaan dan emosi yang sangat kuat. Anak-anak kecil tidak memiliki kapasitas untuk mengelola dan mengendalikan emosi mereka secara efektif.

Selama marah-marah seorang anak bisa turun ke lantai, berguling, menangis dan berteriak dan mungkin tidak terkendali, bahkan terkadang membenturkan kepala, menendang, memukul tembok dengan tangan dan berbagai aksi berbahaya lainnya. Memang memalukan bila orang tua mengalami ini didepan umum, terasa sangat sulit untuk diatasi. Meskipun demikian, penting bagi orang tua untuk mengantisipasi amarah dan memiliki rencana langsung untuk mengatasi situasi tersebut.

Cara memperlakukan anak yang sedang marah dengan situasi tidak terkendali adalah:
1. Dudukan anak pada sebuah kursi
2. Biarkan anak mengamuk dan berteriak beberapa lama untuk mengeluarkan amarahnya
3. Buat perjanjian setelah ada kata stop dari ibu, marah tersebut harus dihentikan
4. Peluk anak setelah dia diam untuk menenangkan emosinya.
5. Beri penghargaan dengan kata-kata yang menenangkan dan beri senyuman dari ibu.

Sumber artikel

Dibaca 399 kali

Yuk Bun Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>